Kehadiran seorang bayi merupakan anugerah terindah bagi pasangan suami istri, terlebih yang telah bertahun-tahun menanti kehadiran sang buah hati. Setelah sembilan bulan sepuluh hari, akhirnya masa yang dinanti itupun telah tiba. Rasa bahagia menyelimuti hati semua keluarga dengan kehadiran anggota baru.

Bayi baru lahir membutuhkan perawatan yang lebih intensif, lebih hati-hati, dan lebih telaten. Merawat bayi baru lahir boleh dibilang gampang-gampang susah. Terkadang terlihat mudah, tetapi kenyataannya membutuhkan keahlian tersendiri untuk menanganinya, terlebih bagi ibu yang baru memiliki buah hati.

Biar tidak kebingungan berkepanjangan, berikut beberapa uraian singkat cara perawatan bayi baru lahir.

1.Perawatan Tali Pusar 

Secara umum, tali pusar  akan putus dengan sendirinya tanpa harus dilepaskan. Biasanya, proses ini membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu, meski ada juga yang hanya membutuhkan 5 hari  untuk bisa lepas sendiri.

Sebenarnya, tidak ada perawatan khusus pada tali pusar yang belum kering, meski bagian ini merupakan tempat yang paling sensitive terkena infeksi. Seorang ibu hanya perlu menjaga kebersihan serta senantiasa memastikan tali pusar tersebut senantiasa dalam keadaan kering.

Karenanya, segera keringkan tali pusar setiap kali usai memandikan bayi. Ibu bisa menggunakan kain kasa atau cotton buds yang bersih dan higienis. Jika ingin membersihkannya, cukup gunakan air hangat dan hindari penggunaan alcohol. Jangan lupa untuk senantiasa memastikan tali pusar dalam kondisi baik dan tidak terlihat tanda-tanda infeksi yang mungkin saja terjadi.

2. Perawatan Kulit Bayi

Perawatan pada kulit bayi harus senantiasa mendapat perhatian agar kelembapannya senantiasa terjaga dan terhindar dari kekeringan maupun biang keringat. Untuk itu, ibu cukup memandikan bayi satu kali sehari jika cuaca sedang normal. Adapun jika cuaca dingin, ibu cukup membersihkan bayi dengan cara melap basah sekujur tubuhnya dengan air hangat.

Untuk mandian, ibu bisa menggunakan sabun khusus bayi baru lahir yang mengandung pro-vitamin B5. Kandungan ini berguna untuk menjaga kulit bayi agar tetap sehat dan lembut. Usai mandi, ibu tidak perlu memberikan bedak karena dikhawatirkan kulitnya yang masih sangat sensitive tidak tahan dengan kandungan yang ada pada bedak tersebut. Akibatnya, bayi ibu bisa terkena iritasi dan tentu saja akan membuatnya tidak nyaman dan rewel sepanjang hari.

Selain itu, usahakan agar kamar bayi senantiasa mempunyai ventilasi dan pencahayaan yang cukup. Dengan begitu, bayi tidak kepanasan dan kulitnya bisa terhindar dari biang keringat, yang sering menyerang bayi.

3. Perawatan Mata Bayi

Salah satu manfaat air mata adalah mengeluarkan kuman yang ada pada mata, meski tidak semua kuman keluar melalui air mata. Air mata adalah air yang keluar  dan berasal dari  bagian atas mata yang  setiap tiga detik sekali mengeluarkan air.

Air mata yang keluar kemudian mengalir menuju saluran yang ada di ujung tengah mata lalu ke dekat hidung. Pada bayi yang baru lahir, saluran air tersebut belum sempurna sehingga belum dapat bekerja maksimal, kondisinya masih buka tutup dengan sendirinya. Karenanya, ibu  harus bisa mengeluarkan air yang ada tersebut agar tidak tergenang sehingga nantinya menjadi tempat berkumpulnya kuman.

Untuk mengatasi hal ini, ibu dapat melakukan hal berikut. Mula-mula pastikan jari ibu bersih dan kuku tangan tidak panjang. Setelah itu, pijat dengan lembut sudut mata bayi dengan menggunakan jari. Pijatlah dengan gerakan yang dimulai dari sudut mata ke bagian bawah hidung. Lakukan hal ini secara rutin pada bayi. Diharapkan, teknik ini dapat merangsang produksi air mata dan mencegah timbulnya genangan air di dalam mata atau pada salurannya. Jangan lupa,  gunakan kapas bersih yang telah dicelup dengan air matang.

4. Perawatan Rambut dan Kulit Kepala

Sering sekali kita jumpai kerak pada kulit kepala bayi. Kerak ini merupakan sisa-sisa kotoran yang masih melekat sejak bayi dari kandungan. Untuk membersihkannya tidaklah sulit. Cukup usapkan baby oil kemudian bersihkan dengan lembut. Kerak pun akan dengan mudah dibersihkan. Selain itu, bisa juga dengan menggunakan obat dari dokter.

Adapun untuk perawatan rambut bayi, ibu bisa memilihkan sampo khusus untuk bayi yang mengandung pro-vitamin B5 dan vitamin E. Selain itu, ibu juga bisa menggunakan daun seledri sebagai bahan alami yang berkhasiat untuk merangsang pertumbuhan rambut.

5. Perawatan Kuku Bayi

Kuku bayi yang baru lahir juga harus mendapat perhatian. Tak jarang, dengan kuku-kukunya yang cukup tajam, bayi dapat menggores dan melukai wajahnya sendiri. Karenanya, segera potong kuku bayi dengan menggunakan gunting kuku khusus. Saat terbaik untuk menggunting kuku bayi adalah saat ia sedang tertidur sehingga ibu bisa lebih focus memotongnya karena bayi tidak banyak bergerak. Adapun, saat ibu belum sempat memotong atau masih takut untuk melakukannya maka penggunaan sarung tangan bayi bisa membantu mengatasi masalah ini.

Selain yang diuraikan di atas, masih banyak lagi perawatan pada bayi baru lahir yang harus diperhatikan dengan saksama. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan bayi dapat tumbuh dengan sehat, baik, dan lebih optimal.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here