Sejak dini anak perlu diajarkan berbagai keterampilan dasar. Keterampilan ini bukan hanya berguna untuk tumbuh kembangnya.  Namun, akan sangat  bermanfaat hingga ia dewasa kelak bahkan untuk seumur hidupnya. Keterampilan dasar yang kelak membuatnya mampu survive di tengah kerasnya zaman.

Tentu saja, banyak keterampilan hidup yang harus dikuasai seorang anak. Namun, berikut akan dijelaskan tujuh di antaranya. Meski demikian,  untuk mengajarkannya pada anak diperlukan waktu serta ketelatenan dari kedua orang tuanya. jadi, tidak bisa instan ya Bapan dan Ibu.

1. Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Pekerjaan rumah yang dimaksud bukanlah pekerjaan ruman (PR) dari sekolah. Pekerjaan rumah yang dimaksud adalah pekerjaan-pekerjaan yang biasa dikerjakan sehari-hari  di rumah.

Terampil mengerjakan pekerjaan rumah bukan hanya tugas anak perempuan, lho.  Orang tua juga dapat melatih anak laki-laki. Sedini mungkin kenalkan anak pada pekerjaan-pekerjaan rumah, misalnya memasak, mencuci, menyapu, membersihkan kamar, dan sebagainya. Beri anak tanggung jawab mengerjakan pekerjaan tersebut disesuaikan dengan umur maupun kemampuan anak.

2. Menjaga Kesehatan

Ajarkan anak bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri. Ajarkan anak menerapkan pola hidup sehat dengan tidak jajan sembarangan (terutama di sekolah), tidur yang cukup, serta berolahraga.

Salah satu olah raga yang baik dan kaya manfaat untuk anak adalah berenang. Ikutkan anak les berenang atau sesekali ajak anak berenang di laut maupun tempat permandian lainnya.

3. Menjaga  Keselamatan

Salah satu cara untuk menjaga keselamatan  anak adalah dengan mengikutkannya pada kelas bela diri. Saat ini,  kehadiran kelas bela diri semakin banyak berdiri di mana-mana. Orang tua dapat memilih yang cocok untuk anak atau anak sendiri yang memilih jenis bela diri apa yang diinginkannya.

Namun demikian, orang tua harus senantiasa mengingatkan bahwa kemampuan bela diri tersebut dipelajari bukan agar si kecil dicap jagoan dan untuk berkelahi. Justru kemampuan yang dimilikinya harus membuatnya tetap rendah diri dan senantiasa menolong orang lain.

4. Disiplin/Mengatur Waktu

Ajarkan anak mengatur waktunya dengan baik. Latih anak membuat sendiri jadwal hariannya. Tentukan di jadwalnya, kapan ia bangun tidur, beribadah, makan, istirahat, belajar, bermain, dan sebagainya.

Dengan terbiasa mengatur jadwal harian, anak akan terlatih disiplin sejak kecil. Di kemudian hari, kedisiplinan ini akan sangat berguna. Bukankah salah satu kunci kesuksesan adalah mampu memanfaatkan waktu dengan baik.

5. Mandiri

Ajar si kecil mandiri dengan cara tidak terus menerus membantunya mengerjakan sesuatu. Berikan si kecil kepercayaan untuk menuntaskan pekerjaannya. Orang tua hanya perlu sesekali membantu ketika melihat si kecil benar-benar sudah tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya. Jangan lupa, untuk memuji si kecil jika ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

6. Berkomunikasi

Keterampilan berkomunikasi pada anak perlu diajarkan karena di luar sana, anak harus berinteraksi dengan orang lain.  Ajarkan anak bagaimana berkomunikasi yang baik  dengan cara berkenalan dengan orang baru, bagaimana mengapresiasi orang lain, dan bagaimana bernegosiasi dengan orang lain.

Tak lupa ajarkan anak juga untuk bersikap sopan dan santun dengan senantiasa mengucapkan tiga kata ajaib, maaf,  tolong, dan terima kasih.

7.  Memanfaatkan Teknologi

Tak bisa dipungkiri kemajuan teknologi juga dirasakan anak-anak. Jangan heran, bila anak-anak usia dini sudah akrab memainkan gawai milik orang tuanya. Hal ini tak selamanya berdampak buruk. Ada sisi-sisi baik yang masih bisa dimanfaatkan.

Ibarat dua mata pisau, teknologi bila dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu, tetapi jika digunakan dengan tidak baik akan sangat merugikan. Karenanya, ajarkan anak menggunakan gawai  secara bijak sehingga anak mampu memanfaatkan kemajuan tekhnologi secara lebih produktif.

Bagaimana Pak, Bu? Sudah siap melatih keterampilan si kecil?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here