Permainan slime merupakan salah satu jenis permainan yang sangat digemari anak. Jenis permainan ini booming beberapa tahun yang lalu, sekitar tahun 2015. Namun,  sampai sekarang mainan lengket ini masih banyak digemari anak-anak.

Slime merupakan mainan anak berbentuk kenyal dengan warna-warni yang mencerahkan dan sangat menarik perhatian. Kekenyalan slime membuat anak sangat suka memegang dan memencet, bahkan menarik-nariknya.

Secara sederhana, slime dapat dibuat dari campuran sabun cair, lem kertas, air serta pewarna. Cara membuatnya pun cukup mudah. Hanya dengan mencampur bahan-bahan tersebut sesuai dengan komposisi takarannya masing-masing.

Nah. ternyata slime tidak hanya menyenangkan, tetapi juga banyak manfaatnya bagi anak. Beberapa di antara manfaat slime bagi anak adalah:

  1. Menjadi Sarana Penyaluran Emosi

Emosi seorang anak dapat disalurkan lewat permainan slime. Saat meremas slime, seorang anak akan merasa nyaman.  Kegelisahan, kejenuhan, mumet dan rasa bosannya dapat tersalurkan berganti rasa bahagia dan lega apalagi jika slime yang dipegangnya mempunyai warna warni yang indah dan menggemaskan.

Tentu saja, ini merupakan bentuk penyaluran emosi yang positif ketimbang anak harus berteriak atau bahkan memukul.

  1. Meningkatkan Konsentrasi

Bermain slime juga dapat meningkatkan konsentrasi anak. Bentuk kenyal dari slime akan membuat anak lebih tertarik untuk membentuknya menjadi apa saja yang diinginkannya. Untuk itu si anak harus berkonsetrasi agar dapat mewujudkan keingiannya. Dan hal ini baik untuk perkembangan anak karena ia dapat berlama-lama mengerjakan sesuatu.

  1. Membuat Anak Lebih Kreatif

Kreatifitas anak juga dapat terbentuk saat bermain slime. Slime yang kenyal dapat dengan mudah dibentuk menjadi apa saja. Tentu saja untuk membentuknya dibutuhkan daya kreasi anak. Semakin sering memainkan slime maka anak akan semain sering berpikir dan berimajinasi akan membentuk slimenya menjadi apa.

  1. Memupuk/ Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Saat anak berhasil membentuk slime menjadi aneka bentuk, maka detik itu juga anak akan merasa lebih percaya diri. Anak akan merasa bahwa ia juga mampu berkreasi seperti teman-temannya lain. Bahkan bisa jadi kreasi anak kita lebih baik dari teman-temannya dan hal itu akan membuatnya semakin percaya diri. Ia akan merasa dirinya hebat sehingga akan terus terpacu untuk menjadi lebih baik.

  1. Dapat Menjadi Penambah Uang Saku Anak

Kegemaran anak pada slime ternyata juga dapat menjadi salah satu sumber income bagi anak. Dengan mempelajari cara membuat slime secara sederhana seperti yang dijelaskan di atas, si anak dapat kemudian menjual slime hasil buatannya ke teman-temannya. Dengan berbahan dasar yang sederhana dan murah, anak dapat menjual slime hasil karyanya menyesuaikan dengan uang jajan teman-temannya.

Atau jika hasil slime-nya lebih bagus, berkualitas dan bertahan lama, anak (tentu saja dibantu orang tuanya) dapat menjual hasil karyanya secara online. Bukannya sekarang banyak dijual slime secara online dan pembuatnya masih berusia dini.

Ternyata banyak ya manfaat si benda kenyal dan menggemaskan tersebut. Jadi, biarkan anak bermain slime, tetapi tentu saja tetap dalam pengawasan orang tua. Terlebih,  jika anak masih kecil karena warna warni slime sangat menggoda apalagi terkadang slime juga mengeluarkan bau yang harum (misalnya bau buah-buahan, bunga atau bahkan es krim). Khawatirnya, si anak yang masih kecil itu mengira slime-nya bisa dimakan.

Oh ya, apabila slime melengket tanpa sengaja pada rambut, ada  tips untuk melepaskannya. Caranya cukup mudah, segera keramas rambut yang terkena slime. Membersihkan rambut kepala menggunakan shampo akan membuat slime segera terlepas dari rambut. Mudah, kan?

Yuk, mari bermain slime.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here